Sistematis dalam penyusunan buku

 


Tema : Langkah Menyusun Buku secara Sistematis

Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd.

Moderator : Arofiah Afifi, S.Pd.

Pertemuan ke -15


Materi kali ini tentang penyusunan sebuah buku secara sistematis, sebelum narasumber memberikan materi kali ini, kita diiring opini tentang apa sih menulis itu?, jadi menurut beliau Menulis adalah sesuatu hal yang unik ketika baru dimulai apalagi kalau belum terbiasa. 

Namun dibalik itu semua ketika menulis sudah menjadi sebuah hal seperti makan akan membuat ketagihan dan beliaupun memberikan contoh yang demikian sebagai berikut, selayaknya kripik singkong yang diberikan Omjay ke saya tempo hari. Jika senantiasa dikunyah akan selalu dirindukan pula. Demikian halnya dengan menulis, akan terasa ringan jika sudah biasa.

Menulis harus dibiasakan setiap hari, berbagai sumber tulisan bisa dihasilkan dengan cara; Apa yang dilihat, dirasakan, dibayangkan dan bahkan dialami bisa dituliskan. Begitupun juga dengan beliau, buku pertama beliau adalah menerbitkan  buku solo yang berjudul Guru Menulis Guru Berkarya isi didalam buku tersebut ialah materi-materi yang disampaikan para narasumber di Grup WA. 

Bisa dikatakan, sejarah beliau dalam menulis saat bertemu dengan tokoh pendidikan dan teknologi yang membuka wawasan tentang menulis. Siapa lagi, kalo bukan Prof. Richardus Eko Indrajit. Didalam materinya kala itu, beliau menantang peserta untuk menulis dalam waktu satu minggu.

Hasil yang sangat mengagumkan dalam satu minggu buat satu buah buku, ini adalah salah satu buku beliau dalam tantangan menulis satu minggu bersama Prof Eko.



Maka akan timbullah pertanyaan yang menjurus dengan tema kali ini, bagaimana dengan penyusunan dan pengeditan naskah buku tersebut? Jadi semua buku yang beliau tulis, dalam penyusunan dan pengeditannya beliau mempelajarinya secara otodidak. Didalam prosesnya beliau menggunakan versi gratis tanpa aplikasi tambahan yang ada pada Ms Word. Namun ada juga aplikasi yang bisa digunakan agar tulisan naskah buku itu  bisa "sistematis". 

Salah satu aplikasinya yaitu Zotero dan Mendeley yang populer di kalangan mahasiswa dan akademisi. Dan beliaupun memberikan beberapa cara sistematis dalam penyusun buku bisa disimak di halaman Youtube sebagai berikut :

- https://youtu.be/eePQwyHAcjw

- https://youtu.be/mS8bfNZT-rA

-  https://youtu.be/jXPr59aWJSc

Nah, beliau juga memberikan tips dan triknya dalam proses menulis agar sitematis, dengan cara sebagai berikut:

1. Cobalah. 
Menulis, menyusun dan mengedit naskah buku tidak bisa menjadi ala bisa karena biasa semata tanpa ada percobaan. Dengan mencoba, maka akan timbul rasa penasaran untuk menjalaninya. Mencoba adalah suatu proses untuk membuat sempurnanya suatu karya tulis, dengan mencoba akan tau susahnya, pahit, manis dalam menyusun buku.  

2. Lakukan atau Praktekkan.
Setelah melewati fase mencoba, mari praktekan jangan pernah ragu ketika sudah mencoba menuangkan ide atau gagasan dalam tulisam, biarkan mengalir bersama jari-jari mungil, lakukan prosesnya sehingga akan berada pada titik kelegaan setelah mencoba dan memperaktekan.

3. Budayakan
 Ketika Menulis sudah menjadi sebuah budaya, maka akan menghasilkan sebuah karya tulisan yang sangat istimewa sederhananya dengan menulis kita akan mempunyai buku sehingga proses menuju suatu karya dibutuhkan budaya dalam menulis.

4. Konsisten
Didalam menulis kita akan menyusun dan mengedit naskah yang akan menjadi sebuah buku, maka dari itu lakukanlah budaya menulis yang baik ketika sudah konsisten dalam mempraktekkannya akan menghasilkan satu buah buku.

5. Kesimpulan
Poin terakhir adalah kesimpulan, jadi tulislah semua yang ada dalam benak dan jangan lupa untuk mencoba.

Jadi, dalam pertemuan kali ini banyak sekali pembahasan mengenai proses penyusunan dalam membuat buku, diantaranya kita harus mencoba, setelah proses mencoba selesai lakukan dan praktekan prosesnya, budayakan menulis, serta konsistenlah dalam menulis sehingga menghasilkan satu buah buku dan kesimpulannya ialah selamat mencoba dalam menyusun buku.

Mari kita renungkan kata kata beliau tentang menulis sangat dalam maknanya, 

"Yakinlah dengan kemampuan teman-teman semua. Pantang mundur dari program ini. Menulislah, tuliskan apa saja dan terbitkan bukumu. Jadilah bagian dari peradaban. Boleh miskin harta dan jabatan, tapi bersiaplah kaya ilmu, kaya teman dan menjadi sejarah lewat program menulis ini. Sekian dari saya. *BONGI MELO LAKO KITA SOLA NASANG* (Selamat malam buat kita semua)".


Sukabumi, 2023




Comments

  1. mantap ..enak dibaca nya di tunggu tulisan selanjutnya ..mampir ke blog ku juga ya

    ReplyDelete
  2. Ada pilihah judul yang menurut saya lebih menarik.
    Sistematika Penyusunan Buku
    Atau
    Penyusunan Buku yang Sistematis.
    Padahal sama-sama menggunakan kata sistemati ya.
    Maaf, jika kurang berkenan.
    By. Kang Khasan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

sktesa aksara

Jejak digital membuahkan prestasi