Mendikte kata lewat buku ajar


 Pertemuan ke-19

Tema : Menulis Buku Ajar

Narasumbers : Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd

Moderator : Mutmainah


Terbesit sesaat selesai menyelesaikan strata satu waktu itu, saat pertama menginjakkan kaki di suatu sekolah yang memang lokasi sekolah tersebut sangat jauh dari perkotaan, terbesit sesuatu hal ingin menulis suatu buku karya sendiri agar memudahkan semua murid dalam pembelajaran.

Namun, kala itu terkendala oleh banyak hal salah satunya karena tidak mempunyai pengalaman dalam menulis, sehingga akhirnya untuk saat ini pertanyaan saat itu terjawab sudah, Alhamdulilah penasarankan bagaimana pertemuan kali ini, sehingga menjawab beberapa pertanyaan saat itu, maka dari itu cobalah dan praktekan agar memudahkan ke depannya, salam literasi.

Materi malam ini tentang sesuatu yang sangat menantang khususnya untuk saya, dalam materi menjelaskan tentang perbedaan yang sangat mencolok tentang Bahan Ajar  VS  Buku Ajar, sesuatu hal yang berbeda saat memahaminya, untuk lebih jelasnya mari di simak ringkasan pertemuan kali ini.

Jadi, bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar. Bahan ajar dapat berupa bahan tertulis atau pun tidak tertulis. Seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga dapat tercipta lingkungan dan suasana yang memungkinkan peserta didik untuk belajar.

Sedangkan bahan Ajar yaitu Cetak • Buku Teks, •Buku Referensi, dan Monograf,  •Bahan Ajar Mandiri = Modul = BAJJ  •Panduan = Petunjuk = Pedoman, •Atlas = Peta •Diagram = Poster   •Brosur = Leaflet = Manual ada juga, bahan Ajar non-Cetak • Internet = Web Based Courses = e-learning • CAI = Pembelajaran Berbantuan Komputer • Slide • Video / TV • Audio / Radio, untuk lebih memahami perbedaannya, jadi buku ajar merupakan salah satu bentuk bahan ajar serta buku ajar adalah buku ilmiah berupa uraian materi pembelajaran yang disusun secara logis dan sistematis dengan bahasa yang lugas, digunakan dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran (Pannen & Purwanto, 2001)

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan, mengapa buku ajar sangat penting didalam pembelajaran, jadi untuk memahami pentingnya buku ajar ada beberapa poin yang disampaikan dibawah ini diantaranya :

 1. Guru lebih banyak waktu untuk memberi bimbingan kepada siswa/mahasiswa.

2. Siswa dapat belajar sekalipun tidak ada guru.

3. Siswa dapat belajar kapan dan di mana saja.

4. Siswa tidak terlalu tergantung kepada guru sebagai satu-satunya sumber informasi

5. Siswa bisa belajar dengan kecepatan masing-masing sesuai dengan potensi.

Selain dari pada itu saat menuliskan tentang buku ajar, pemateri memberikan beberapa keuntungan yang akan kita dapatkan didalam menuliskan buku ajar diantaranya: 

1. Promosi & Kenaikan pangkat 

2. Mendapatkan insentif 

3. Finansial-Royalti

4. Eksistensi diri

5. Media Ekspresi

6. Branding Personal dan Institusi

7. Penguatan Keilmuan.

Itu adalah sebagian yang akan didapatkan saat kita menggoreskan tulisan lewat buku ajar, karena pada dasarnya seorang guru adalah sebagai agen Aktivitas Pembelajaran serta guru juga adalah sebagai Peneliti dan Pembelajar, untuk memudahkan dalam merancang buku ajar ialah Pengalaman dan Kurikulum sebagai pegangan kita dlm menulis buku ajar.

Untuk memudahkan pemahaman menganai buku ajar, mari kita memahami dulu jenis-jenis buku ajar itu. 

 1. BUKU AJAR, 

2. BUKU MODUL, 

3. DIKTAT, 

4. PETUNJUK PRAKTIKUM, 

5. NASKAH TUTORIAL

Cara menyusun buku ajar, didalam menyusun tentunya akan ada beberapa poin terpenting didalam menulisnya untuk lebih memahaminya sebagai berikut; penataan informasi, pengemasan kembali maksudnya melakukan pengemasan kembali dari sumber-sumber yang telah ada disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang ingin dicapai dalah RPS dan menulis sendiri dalam artian menulis sendiri berdasarkan kepakarannya berdasarkan RPS yang diampu.

PRINSIP-PRINSIP PEMILIHAN MATERI BUKU AJAR

1. PRINSIP RELEVANSI

Materi pembelajaran hendaknya ada hubungannya dan memberikan kontribusi bagi upaya pencapaian capaian pembelajaran mata kuliah dan kemampuan akhir. Misalnya, jika kemampuan yang diharapkan dikuasai mahasiswa berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta.

2. PRINSIP KONSISTENSI/KEAJEGAN

Materi pembelajaran harus konsisten dengan kemampuan akhir yang ingin dicapai, baik dari segi jumlah materi maupun dari taksonominya. Jika kemampuan akhir yang harus dikuasai mahasiswa empat macam, maka materi buku ajar yang harus dikembangkan juga harus meliputi empat macam

3. PRINSIP KECUKUPAN

Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu mahasiswa menguasai kemampuan akhir yang diharapkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai capaian pembelajaran mata kuliah dan kemampuan akhir. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya.

SISTEMATIKA BUKU AJAR

BAB 1 Pendahuluan

Penyajian

Penutup

Daftar Pustaka

Senarai (glossary)

Tinjauan Mata Pelajaran : 

Prakata  

֍ Petunjuk Penggunaan Buku Ajar bagi Mahasiswa 

֍ Identitas Mata Kuliah 

֍ Deskripsi Singkat Isi Buku Ajar 

֍ Kegunaan Mata Kuliah bagi Mahasiswa 

֍ Capaian Pembelajaran Mata kuliah

Kemampuan Akhir Indikator 

Pendahuluan, terdiri dari: 

֍ Deskripsi singkat berupa gambaran umum tentang cakupan bab tersebut.  

֍ Relevansi antara bab tersebut dengan pengalaman yang telah dimiliki mahasiswa atau manfaat bagi mahasiswa.

Penyajian:     

֍ Uraian atau penjelasan materi (sesuai dengan jenis materi) dan diikuti dengan contoh-contoh. 

֍ Ilustrasi yang sesuai dengan uraian materi. 

֍ Tugas dan Latihan yang dilakukan pelajar setelah membaca uraian materi. 

֍ Rangkuman/ringkasan dari konsep atau prinsip yang dibahas.

Penutup, terdiri dari:   

 ֍ Penilaian, konsisten dengan rumusan indikator dan Kemampuan Akhir. 

֍ Umpan balik, untuk dapat menilai sendiri hasil belajarnya (kunci jawaban tes). 

֍ Tindak lanjut.

DAFTAR PUSTAKA 

SENARAI, berupa daftar istilah teknis yang dianggap penting dan perlu dijelaskan. 

DAFTAR INDEX (jika diperlukan).

Dan tidak lupa saat sesi pertanyaan sayapun menyambutnya dengan senang hati karena ada beberapa hal yang memang selalu menjadi suatu kendala bagi saya; Selamat malam, perkenalkan nama saya Hasbi Aprizal, yang ingin di tanyakan adalah bagaimana caranya untuk menuliskan sebuah referensi didalam buku ajar ?Alhamdulilah jawaban pemateri sangat memuaskan sehingga ada ilmu baru yang saya dapatkan. Terimakasih, salam literasi.





Untuk memompa semangat kita dalam berliterasi pemateri memberikan suatu motivasi yang sangat ampuh dan diakhiri dengan  kalimat sebagai berikut :

Seorang guru merupakan sosok yg akan ditiru, guru sebagai model yg akan menjadi figur, daya pandang siswa tak terukur karena melihat sosok guru idaman jadilah guru yg kreatif, desain lah pembelajaran yang menarik, buatlah buku sebagai hasil karya guru yang di tunggu.





Salam literasi


Comments

Post a Comment