Patidusajilidsatu

 


Rintikan kali ini berirama

Tergores suatu siloka

Seperti bercengkrama

Cerita


Suara

Deras bernada

Ia seolah bersapa 

Menyajikan sepotong kisah peristiwa


Naluri hati sontak berkata-kata

Inilah takdir terpercaya

Pada manusia

Cinta


Jeritan demi jeritan mata

Terlihat seakan bicara

Sangat ganasnya

Harta


Wibawa

bijak berjiwa

Unsur hidup ksatria 

Tunduk pada aturan dunia


Sukabumi, 29 Juni 2021

PATIDUSA" merupakan singkatan dari empat tiga dua satu. Puisi Patidusa ini genre terbaru di bidang literasi puisi yang baru ditemukan bentuknya oleh Agung wibowo dan diberi nama oleh Mas Agus Supriyadi. Puisi ini hasil evolusi sastra dari suatu bentuk puisi yang telah ada yaitu Puisi Lipatdus

Puisi Patidusa berformat 4-3-2-1, 1-2-3-4 dan seterusnya. Minimal bait adalah 2 (dua) membentuk piramida double. Juga bisa 3,4,5,6 bait dan seterusnya sesuai selera. Untuk pengambilan judul puisi bisa sesuka penulis menentukannya dari ; kata pada kerucut, salah satu baris kalimat dalam bait, dan makna yang sesuai isi puisi. Sehingga pengambilan judul diserahkan kepada kreativitas penulisnya.

Keistimewaan Puisi Patidusa membentuk makna kuat, padat, di tiap bait. Sehingga mengantarkan penulis pada penyampaian isi puisi.

Sumber ini di ambil dari...

https://www.google.com/amp/s/amp.kaskus.co.id/thread/57b20ca312e257a5548b4567/patidusa---genre-puisi-baru-masuk-dan-buat-puisimu




Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

sktesa aksara

Sistematis dalam penyusunan buku

Jejak digital membuahkan prestasi