Adzan Ashar

 



Waktu...
Ia terus memburu, terlihat abu abu.
Terasa samar, namun kasat mataku bergetar.

Proses
Sedih, duka, serta bahagia.
Terlihat ironi kala dinikmati dalam kepekatan malam; sungguh yang terlihat hanyalah hasil, bukan lagi proses.

Langkah kaki kian hari kian sulit untuk di terjemahkan secara logika, termengung serta termenung menjadi bukti nyata.

Teringat sebuah pribahasa klasik menghampiri, *sawang-sinawang* menjadi titik balik rasa yang hilang dalam dekapan mata hati.

Entahlah belum sempat terpikirkan dalam lisan bawah sadar, mengarah kemana sebuah tujuan satu jam, satu pagi, serta satu hari ke depan.

Kalut dalam masa.
Resah dalam jiwa.
Bahagia dalam rasa.
Namun inilah cerita.

Sukabumi, 2023


Comments

  1. Cerita perjalanan hidup..
    Entahlah.. . Hanya berharap bahagia dapat dirasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kisah waktu pada masa
      Memberikan gambaran cerita
      Bersumberkan kata
      Cinta

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

sktesa aksara

Sistematis dalam penyusunan buku

Jejak digital membuahkan prestasi